Kampung Tongkol: Hikayat Senja Bermukim Di Kota.


Ini kali kedua saya berkesempatan berkunjung ke perkampungan yang berada di bantaran sungai. Pertama saya berkunjung di perkampungan Kali Code, Yogyakarta dan yang kedua adalah kampung Tongkol di bantaran sungai Ciiwung, Jakarta dengan menghadiri acara bertajuk Riung Ria Festival Kampung, yang diadakan oleh beberapa komunitas penggiat kampung kota serta komunitas sungai Ciliwung. Pada pertengahan tahun 2015 pemerintah provinsi DKI Jakarta melakukan pembersihan dan penggusuran di kawasan bantaran sungai ciliwung dalam rangka normalisasi sungai. Tentu hal ini menjadi momok tersendiri pada waktu bagi warga kampung Tongkol, yang nota bene tinggal dan hidup di sepanjang bantaran sungai Ciliwung.


Jakarta hidden tour

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Namun selayaknya masa lalu, keresahan itu sirna selayang pandang pada saat berkunjung ke sana. Keceriaan warga serta anak-anak berbaur menjadi satu rangkaian acara yang cukup menarik. Pertunjukan oleh beberapa kelompok group tari dan dance yang dibawakan oleh anak-anak kampung cukup ciamik dan mengundang tepuk tangan warga dan pengunjung acara pada saat itu. Saya sempatkan berbincang dengan warga sekitar, bertanya tentang kondisi kampung sebelum sampai seperti sekarang ini dan bagaimana sikap mereka terhadap wacana penggusuran. Dengan cukup antusias, Ibu-ibu warga kampung itu menjawab bahwa terjadi perubahan yang drastis pada kampung mereka, dan mereka menolak penggusuran serta pemindahan ke rusun yang telah disiapkan oleh pemerintah DKI Jakarta, dengan alasan, biaya sewa yang mahal dan jauh dari sumber mata pencaharian mereka, bahkan ada yang balik lagi ke kampung tersebut setelah tinggal di rusun. Mengenai banjir tersendiri warga menjawab hampir tidak pernah, sesekalinya banjir itu terjadi beberapa tahun silam, dalam ingatan warga menyebutkan di tahun 2006.

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Hal ini tidak terlepas dari perubahan yang mau mereka lakukan. Mereka percaya bahwa penggusuran bukan jalan satu-satunya dalam pembangunan sebuah kota. Mereka mengorganisasi diri dan menunjukan sebuah jalur alternatif, yaitu perbaikan kampung (kampung upgrading). Warga kampung Tongkol mulai melakukan perubahan dengan memotong rumah mereka sepanjang lima meter dari bibir sungai sesuai aturan garis sepadan sungai. Ini menunjukan adanya upaya perubahan dari warga di bantaran sungai sekaligus melawan stigma negatif publik tentang perilaku hidup warga di bantaran sungai serta bagaimana warga dapat hidup berdampingan dengan sungai.

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Dengan bersama Urban Poor Consortium (UPC), warga menerima bantuan dana guna meningkatkan kualitas lingkungan kampung mereka, serta pembangunan beberapa unit Rumah Contoh. Rumah Contoh tersendiri adalah rumah yang dirancang untuk multi keluarga yang terdiri dari tiga lantai dengan dihuni tujuh keluarga yang saling berbagi ruang. Rumah Contoh ini beradaptasi dengan keterbatasan ruang yang tersedia serta menunjukan peran warga dalam hal negosiasi pembagian luas dan tata ruang. Pemilihan material sendiri pada struktur utama menggunakan beton bertulang dan dinding menggunakan bata ringan dan bamboo pada lantai 2. Sedangkan pada rangka atap dan kanopi menggunakan material bambu yang sudah diawetkan. Dalam hal ini terjadi pertukaran pengetahuan, karna warga baru kali ini menggunakan bambu untuk sebegai rangka atap. Tentu ini juga tidak terlepas dari peran Architecture Sans FrontiĆ©res Indonesia (ASF-ID), selaku para arsitek, yang memberi gagasan terkait desain dan seluruh pekerjaan merancang dan membangun dilakukan oleh warga sendiri. Pendekatan seperti ini disebut dengan arsitektur partisipatoris.

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Jakarta Hidden Tour

Terlepas dari semua perubahan yang telah dilakukan oleh kampung Tongkol sebagai upaya untuk memberikan gambaran bahwa masih ada harapan untuk menata kembali perkampungan yang ada di kota. Hal ini juga tergantung bagaimana kebijakan pemerintah setempat dalam memandang permasalahan sosial yang terjadi. Beberapa fakta dan kajian telah menunjukkan bahwasannya penggusuran dinilai tidak efektif dalam mengatasi permasalahan kota, dan cenderung menimbulkan permasalahan baru. Sedangkan kampung sendiri berkontribusi terhadap citra kota, begitupun dalam hal menopang ketahanan ekonominya. Sebuah inspirasi bagi kaum kelas menengah berpendidikan yang berpikir dan ingin mengubah keadaan.

Jakarta Hidden Tour





Aditxdreamers

Arghshitechcure Project adalah Sebuah kelompok diskusi kecil yang mencoba memaknai setiap jengkal langkah kehidupan melalui beragam sudut pandang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar